UpdateIKN.com, Kukar –   Suasana dini hari di Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak diwarnai kepanikan. Api berkobar di lahan belukar milik warga hingga menghanguskan area sekitar 1,5 hektare.

Kebakaran lahan yang terjadi di RT 11 itu langsung mendapat respons cepat aparat. Begitu menerima laporan, Kapolsek Anggana IPTU Rizky Alief Darmawan bersama personel dan Babinsa bergerak menuju lokasi.

“Begitu informasi kami terima, personel langsung turun melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi,” ujarnya.

Kobaran api bukan perkara mudah untuk dijinakkan. Tebalnya semak belukar membuat api dengan cepat menyebar dan menyulitkan petugas menjangkau sejumlah bagian lahan.

Situasi tersebut membuat pemadaman harus dilakukan secara bersama-sama. Selain polisi dan Babinsa, sebanyak 15 relawan desa, lima karyawan perusahaan serta lima warga ikut turun membantu.

“Kondisi semak yang tebal menjadi salah satu kendala. Karena itu, penanganan dilakukan bersama dengan melibatkan masyarakat dan unsur lainnya,” kata Rizky.

Peralatan pemadaman dan mobil tangki kemudian dikerahkan untuk membantu mempercepat proses pemadaman. Petugas berupaya memastikan kobaran tidak merembet ke kawasan lain yang berada di sekitar lokasi.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 01.30 WITA, api berhasil dipadamkan.

“Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 01.30 WITA. Setelah itu, petugas kembali melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” kata Rizky.

Meski api telah berhasil dikendalikan, polisi masih menyisakan satu pertanyaan besar, apa yang menjadi penyebab kebakaran?

Hingga kini, penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan. Petugas juga memastikan kondisi lahan pascapemadaman guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali bara api.

“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran. Untuk sementara, fokus kami memastikan lokasi benar-benar aman dan tidak ada api yang kembali menyala,” ungkapnya.

Polsek Anggana mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Kondisi lahan yang kering dan dipenuhi semak dapat membuat api cepat membesar.

“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Jangan melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran lahan dan segera laporkan jika menemukan titik api,” pungkasnya. (Ramadhani/Par)

Iklan