Sosialisasi Perda PPKn Kaltim, H. Baba Ajak Warga Telaga Sari Perkuat Karakter Bangsa
UpdateIKN.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Dapil Wilayah 2 Kota Balikpapan, H. Baba mengingatkan pentingnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam kegiatan Sosialisasi Perda ke-4 Tahun 2026 di RT 23 Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan pada Minggu malam (19/4/2026).
Kegiatan itu disambut antusias warga. Dipandu moderator Siti Aminah, serta menghadirkan narasumber Johan’s Kadir Putra dan Alwi, suasana diskusi berlangsung hidup dan penuh interaksi.
Dalam penyampaiannya, H. Baba yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kaltim secara tegas menyebut bahwa Perda PPKn Kaltim menjadi kunci utama menjaga identitas bangsa di tengah derasnya perubahan zaman.
“Banyak yang menganggap ini hanya aturan biasa, padahal Perda PPKn ini adalah benteng kita. Kalau tidak dijaga, nilai Pancasila bisa perlahan hilang,” ucap H. Baba.
Ia bahkan mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya ekonomi, tetapi juga krisis nilai di tengah masyarakat.
“Yang kita hadapi hari ini bukan sekadar persoalan materi, tapi bagaimana menjaga moral dan karakter bangsa. Di situlah Perda ini menjadi sangat penting,” tegasnya.
H. Baba juga secara khusus mengajak warga untuk tidak pasif, melainkan ikut menjadi bagian dari perubahan di lingkungan masing-masing.
“Jangan tunggu pemerintah. Mulai dari diri sendiri, dari keluarga, dari RT. Kalau lingkungan kita kuat, bangsa ini juga akan kuat,” katanya.
Menurutnya, nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan saling menghormati harus terus dihidupkan agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman.
“Hal kecil seperti peduli tetangga, menjaga kerukunan, itu bukan hal sepele. Itu inti dari Pancasila,” lanjutnya.
Diskusi semakin menarik saat warga mulai menyampaikan berbagai persoalan sosial yang mereka hadapi sehari-hari. Narasumber Johan’s Kadir Putra menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini, sementara Alwi menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang kegiatan. Banyak peserta mengaku mendapatkan pemahaman baru dan merasa tersadarkan akan pentingnya peran mereka dalam menjaga nilai kebangsaan.
Menutup kegiatan, H. Baba kembali memberikan pesan kuat kepada masyarakat.
“Kalau kita semua bergerak, saya yakin tidak ada tantangan yang tidak bisa kita hadapi. Kuncinya satu, pegang teguh Pancasila,” tutup H. Baba . (Budi/Par)





