Maswedi Minta Pembangunan Samarinda Utara Lebih Tepat Sasaran

UpdateIKN.com, Samarinda – Pembangunan di kawasan Samarinda Utara tidak selalu harus menunggu hadirnya proyek besar. Bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan permukiman, jalan yang nyaman dilalui, drainase yang berfungsi baik, hingga penerangan saat malam hari justru menjadi kebutuhan yang paling terasa.
Persoalan itu menjadi perhatian Anggota DPRD Samarinda, Maswedi. Dia meminta Pemerintah Kota Samarinda lebih cermat menentukan prioritas pembangunan, agar anggaran daerah diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar mendesak.
“Program harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” tegas Maswedi, Kamis (20/8/2026).
Menurut Maswedi, kondisi infrastruktur di lapangan harus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan program. Terlebih, sejumlah kawasan di Samarinda Utara, termasuk Sempaja Utara, terus berkembang sehingga kebutuhan terhadap fasilitas dasar ikut meningkat.
Jalan lingkungan menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian. Ruas jalan yang kondisinya belum memadai dapat mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Untuk kondisi tertentu, semenisasi dinilai bisa menjadi pilihan penanganan yang lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Namun, Maswedi mengingatkan pemerintah agar tidak melihat pembangunan hanya dari banyaknya proyek yang dapat dikerjakan. Menurut dia, keterbatasan anggaran membuat setiap program harus memiliki skala prioritas yang jelas.
“Tidak semua usulan harus dikerjakan dalam waktu bersamaan, tetapi kebutuhan yang paling mendesak harus mendapat perhatian terlebih dahulu,” ujarnya.
Drainase juga menjadi bagian penting dari pembangunan lingkungan. Di kawasan permukiman yang berkembang, keberadaan saluran air yang memadai dibutuhkan agar persoalan pengendalian air dapat ditangani dengan lebih baik.
Maswedi menilai penanganan drainase perlu disesuaikan dengan kondisi setiap kawasan. Pemerintah, kata dia, perlu melihat langsung titik-titik yang membutuhkan pembenahan sehingga pekerjaan yang dilakukan tidak sekadar memenuhi target program.
Hal serupa berlaku pada penerangan jalan umum atau LPJU. Bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari, penerangan bukan hanya pelengkap infrastruktur, tetapi bagian dari kebutuhan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan.
Karena itu, Maswedi meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tidak berhenti pada tahap penyusunan program. Pekerjaan yang telah direncanakan harus benar-benar dilaksanakan sesuai kebutuhan yang menjadi dasar pembangunan.
“Program harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” katanya.
Maswedi menilai pembangunan dengan skala kecil pun dapat memberikan manfaat besar apabila dilakukan pada lokasi yang tepat. Perbaikan satu ruas jalan lingkungan, pembenahan saluran drainase di titik tertentu, maupun penambahan penerangan dapat langsung dirasakan masyarakat.
Di sisi lain, DPRD Samarinda akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Pengawasan menjadi penting agar kebutuhan yang ditemukan di lapangan tidak berhenti pada tahap pembahasan.
“Pengawasan diperlukan untuk melihat sejauh mana usulan yang telah disampaikan masyarakat masuk dalam perencanaan hingga tahap pelaksanaan,” pungkasnya. (Adv/DPRD Samarinda)





