DPRD Samarinda Desak Lampu Mahkota II Segera Menyala

UpdateIKN.com, Samarinda – DPRD Samarinda mendesak percepatan perbaikan lampu penerangan di Jembatan Mahkota II yang hingga kini masih mengalami gangguan. Kondisi jembatan yang gelap disebut sudah berlangsung hampir tiga bulan dan menjadi perhatian karena merupakan salah satu akses penting masyarakat di Samarinda.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda terkait persoalan tersebut. Dia menyebut saat ini sudah terlihat progres penanganan di lapangan.
“Sudah ada beberapa penanganan yang dilakukan. Kami berharap dalam minggu depan atau satu-dua minggu ini lampu Mahkota itu bisa nyala lagi,” kata Jasno, Senin (28/9/2026).
Menurut Jasno, perbaikan lampu Jembatan Mahkota II harus menjadi perhatian khusus. Selain menyangkut penerangan, kondisi jembatan yang gelap pada malam hari juga berkaitan dengan kenyamanan masyarakat yang melintas.
Dia mengungkapkan, salah satu persoalan yang menyebabkan lampu Jembatan Mahkota II tidak berfungsi adalah adanya perangkat yang hilang. Namun, dalam beberapa hari terakhir proses penanganan disebut mulai berjalan.
Jasno meminta Dishub Samarinda tidak berlama-lama dalam melakukan perbaikan. Terlebih, Jembatan Mahkota II menjadi salah satu jalur yang banyak digunakan masyarakat, termasuk pada malam hari.
“Sudah hampir tiga bulan Mahkota gelap, sehingga perlu penanganan khusus,” tegasnya.
Dia berharap dalam satu hingga dua minggu ke depan penerangan di Jembatan Mahkota II sudah kembali normal. Dengan demikian, masyarakat yang melintas tidak lagi merasa waswas akibat kondisi jembatan yang minim penerangan.
Persoalan penerangan jalan tidak bisa hanya menunggu laporan masyarakat. Pemerintah melalui instansi terkait perlu memastikan fasilitas penerangan publik dipantau dan dirawat secara berkala.
“Kami berharap sesegera mungkin lampu Mahkota ini bisa kembali menyala, sehingga masyarakat yang melalui jalur itu tidak merasa waswas,” pungkas Jasno. (Adv/DPRD Samarinda)





