UpdateIKN.com, Tarakan – Tiga warga dilaporkan tersesat di kawasan hutan Bukit Kabut, Juata Laut, Tarakan Utara, Kalimantan Utara, Minggu (2/8/2026).
Ketiganya kehilangan arah saat hendak pulang setelah berkebun, sehingga memicu operasi pencarian oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Danuriadi (40), Wahyono (60), dan Satria (11) diketahui pergi berkebun di kawasan Bukit Kabut. Saat perjalanan pulang, ketiganya diduga kehilangan arah dan tidak kunjung kembali ke rumah.
Keluarga yang khawatir kemudian berupaya menghubungi para korban. Namun, hingga malam hari ketiganya belum ditemukan. Sekitar pukul 20.30 Wita, Gita, istri Danuriadi, akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Tarakan agar dilakukan pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahril, mengatakan laporan dari keluarga langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel ke lokasi.
“Begitu menerima laporan dari keluarga korban, tim langsung melaksanakan briefing dan diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian,” kata Syahril.
Tim SAR menggelar briefing pada pukul 20.45 Wita sebelum bergerak menuju Bukit Kabut. Lokasi tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari Kantor SAR Tarakan dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit melalui jalur darat. Personel diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 21.15 Wita untuk memulai penyisiran.
Dalam operasi hari pertama, SAR Tarakan mengerahkan satu unit rescue car, tiga motor trail, satu set perlengkapan medis, peralatan jungle rescue, drone thermal, dan dua perangkat komunikasi.
Hingga Minggu malam, ketiga korban yang merupakan warga Perumahan Permai Indah 1 RT 002 itu masih dalam pencarian. Tim SAR terus melakukan penyisiran di kawasan hutan Bukit Kabut untuk menemukan para korban dalam keadaan selamat. (Ase/Par)






