UpdateIKN.com, Kukar –   Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mencari terobosan agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan optimal.

Salah satu langkah yang kini ditempuh adalah membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta untuk mempercepat pemasangan penerangan jalan umum (PJU) LED hemat energi di seluruh kecamatan.

Upaya ini sejalan dengan program unggulan Terang Kampungku, yang dirancang untuk menghadirkan penerangan hingga ke jalan-jalan desa guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.

Peluang kolaborasi tersebut dibahas saat Bupati Aulia Rahman Basri menerima audiensi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia bersama PT Solarens Ledindo di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (13/5/2026).

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan, keterbatasan APBD tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan.

Menurutnya, pemerintah daerah harus membuka ruang kolaborasi agar kebutuhan infrastruktur masyarakat tetap terpenuhi.

“Dengan kondisi anggaran yang menurun, sementara kebutuhan pembangunan sangat besar, kami perlu menghadirkan inovasi dan menggandeng pihak swasta,” ujar Aulia Rahman Basri.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Solarens Ledindo, Irvin E. Busser, memaparkan teknologi lampu LED buatan Indonesia yang telah digunakan di sejumlah daerah dan terbukti mampu menekan biaya listrik penerangan jalan.

“Lampu LED yang kami produksi dirancang hemat energi, tahan lama, dan telah membantu banyak daerah mengurangi biaya operasional PJU ,” kata Irvin E. Busser.

Pemkab Kukar juga menyiapkan langkah penataan sistem pembayaran listrik PJU agar lebih terpusat melalui Dinas Perhubungan, sehingga pengelolaannya menjadi lebih efektif dan terintegrasi.

Selain itu, pemerintah daerah berencana mengganti lampu-lampu lama secara bertahap dengan teknologi LED modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Jika kerja sama ini terwujud, program Terang Kampungku diyakini akan berjalan lebih cepat, menghadirkan jalan desa yang lebih terang, serta memperluas manfaat pembangunan hingga ke pelosok Kutai Kartanegara. (Dri/Par)

Iklan