Palaran Dinilai Ideal Jadi Pusat Logistik Baru Samarinda

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng.

UpdateIKN.com, Samarinda – Wacana pemindahan kawasan pergudangan dari Jalan Ir Sutami ke Kecamatan Palaran mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda.

Relokasi tersebut dinilai penting untuk menjawab persoalan kemacetan, sekaligus memperkuat sistem distribusi barang di ibu kota Kalimantan Timur itu.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, mengatakan kawasan pergudangan di Jalan Ir Sutami sudah tidak lagi ideal menampung tingginya aktivitas logistik yang terus meningkat setiap tahun.

Menurutnya, lalu lalang truk kontainer dan aktivitas bongkar muat di sekitar kawasan gudang kerap membuat arus kendaraan tersendat, terutama pada jam sibuk.

“Kalau aktivitas logistik terus bertambah di kawasan itu, tentu dampaknya ke kemacetan makin terasa,” ujar Ronal belum lama ini.

Dia menilai Palaran memiliki posisi yang lebih strategis untuk pengembangan pusat logistik baru karena akses distribusinya dinilai lebih memadai. Kawasan tersebut juga dianggap mampu mendukung mobilitas barang dari pelabuhan menuju gudang hingga ke jalur distribusi antardaerah.

“Palaran lebih representatif untuk aktivitas pergudangan jangka panjang,” katanya.

Selain mempertimbangkan aspek kelancaran distribusi, pemindahan gudang juga disebut dapat membantu mengurangi beban lalu lintas di Jalan Ir Sutami yang selama ini menjadi salah satu jalur padat kendaraan di Samarinda.

Ronal menyebut relokasi pergudangan sebaiknya dilakukan secara bertahap agar pelaku usaha memiliki waktu menyesuaikan operasional mereka.

Pemerintah, kata dia, juga harus memastikan kesiapan infrastruktur penunjang sebelum kebijakan itu diterapkan sepenuhnya.

“Jangan sampai saat dipindahkan justru menimbulkan kendala baru bagi pelaku usaha maupun distribusi barang,” tegasnya.

Dia menambahkan, koordinasi antara pemerintah dan pengusaha menjadi hal penting agar proses perpindahan berjalan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau semua disiapkan dengan matang dan ada komunikasi yang baik, relokasi ini justru bisa membawa dampak positif untuk Samarinda,” tutupnya. (Adv/DPRD Samarinda)

Iklan