UpdateIKN.com, Kukar –   Upaya DH melarikan diri saat rumahnya digerebek polisi berakhir sia-sia. Pria asal Desa Kerta Buana, Kutai Kartanegara (Kukar) itu berhasil diringkus anggota Polsek Tenggarong Seberang bersama 15 paket sabu yang diduga siap diedarkan, Sabtu (4/7/2026).

Penggerebekan dilakukan setelah Unit Reskrim menerima informasi dari warga yang mencurigai aktivitas di rumah pelaku. Polisi kemudian melakukan penyelidikan sebelum akhirnya memastikan lokasi tersebut diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika.

“Informasi dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti. Setelah penyelidikan, anggota bergerak melakukan penggerebekan,” kata Kapolsek Tenggarong Seberang, IPTU Rizky Tovas.

Saat petugas masuk ke rumah, DH mencoba kabur melalui pintu belakang. Namun, gerak cepat anggota membuat pelariannya gagal.

“Pelaku sempat berusaha melarikan diri, tetapi berhasil diamankan di sekitar rumah. Situasi saat penggerebekan berlangsung aman dan terkendali,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 15 paket sabu dengan berat kotor 23,11 gram. Petugas juga menyita timbangan digital, dua plastik klip, dua sedotan takar, pipet hisap, satu telepon genggam, dompet, serta uang tunai Rp4.550.000 yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.

“Barang bukti yang ditemukan menguatkan dugaan bahwa sabu tersebut akan diedarkan. Seluruh barang bukti sudah kami amankan untuk kepentingan penyidikan,” kata Rizky.

Dalam pemeriksaan awal, DH mengakui barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya. Polisi kini masih mendalami asal-usul sabu sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan pemasok.

“Kami tidak berhenti pada penangkapan satu pelaku. Penyidik masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap mata rantai peredaran narkotika di wilayah Tenggarong Seberang,” tegasnya.

Rizky memastikan kepolisian akan terus merespons setiap laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga lingkungan tetap aman.

“Jangan ragu memberikan informasi kepada kepolisian jika menemukan aktivitas yang mencurigakan. Kerja sama masyarakat sangat membantu kami memberantas peredaran narkotika di wilayah ini,” pungkas IPTU Rizky Tovas. (Ramadhani/Par)

Iklan