UpdateIKN.com, Balikpapan –   Operasi pencarian Virgo Transport 8 mendapat tambahan kekuatan dari Basarnas Balikpapan. Sebanyak 29 personel bersama KN SAR Wisanggeni dikerahkan untuk membantu pencarian kapal yang dilaporkan mengalami kecelakaan dan diduga tenggelam di perairan Banjarmasin.

Dukungan tersebut dilakukan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan menerima permintaan bantuan dari Basarnas Banjarmasin. Tim kemudian disiapkan untuk bergerak membawa personel sekaligus peralatan yang dibutuhkan dalam operasi SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Dody Setiawan Suwondo mengatakan pengerahan KN SAR Wisanggeni merupakan bagian dari upaya memperkuat operasi pencarian yang sedang berlangsung.

“Kami menerima radiogram dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin terkait permintaan bantuan dalam pelaksanaan operasi SAR,” kata Dody.

KN SAR Wisanggeni diberangkatkan dari Balikpapan pada pukul 14.40. Kapal tersebut membawa personel dengan kemampuan pencarian dan pertolongan di laut serta perlengkapan yang dapat digunakan apabila operasi membutuhkan penyelaman.

“Siang hari ini kami memberangkatkan KN SAR Wisanggeni pada pukul 14.40 untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan,” ujarnya.

Dari 29 personel yang dikerahkan, sebanyak 10 orang merupakan rescuer. Selain itu, terdapat 15 ABK KN SAR Wisanggeni dan 1 personel Banda Indonesia yang ikut dalam misi tersebut.

Menurut Dody, kesiapan peralatan menjadi perhatian karena metode pencarian dapat menyesuaikan situasi yang ditemukan di lapangan. Tim tidak hanya membawa perlengkapan pencarian di permukaan, tetapi juga peralatan penyelaman.

“Kapal membawa personel serta peralatan SAR yang dapat digunakan untuk pencarian di permukaan air maupun penyelaman apabila nantinya dibutuhkan dalam operasi,” katanya.

Dukungan dari Balikpapan ini membutuhkan waktu tempuh cukup panjang. Jarak menuju lokasi operasi diperkirakan sekitar 280 nautical mile atau NM. Dengan memperhitungkan kondisi pelayaran dan kecepatan KN SAR Wisanggeni, perjalanan diperkirakan berlangsung 15 hingga 18 jam.

Setelah tiba di wilayah operasi, tim dari Balikpapan akan mengikuti komando operasi yang ditetapkan Basarnas Banjarmasin. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC).

“Seluruh pergerakan unsur SAR akan dikoordinasikan oleh SMC Banjarmasin,” tutur Dody.

Basarnas Balikpapan belum memastikan berapa lama KN SAR Wisanggeni akan berada dalam operasi. Lama pencarian akan ditentukan berdasarkan kondisi di lapangan dan perkembangan pencarian Virgo Transport 8.

“Untuk lamanya pelaksanaan pencarian, tentunya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan perkembangan operasi,” ungkap Dody.

Dia memastikan personel dan peralatan dari Balikpapan siap digunakan sesuai kebutuhan operasi. Basarnas juga akan menyesuaikan dukungan berdasarkan arahan koordinator misi di Banjarmasin.

“Kami siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan arahan dari SMC Banjarmasin,” tutupnya. (Ramadhani/Par)

Iklan