UpdateIKN.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda bergerak cepat menangani dampak aksi unjuk rasa besar 21 April 2026 di Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Depan Gedung DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar, Samarinda dan Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Samarinda.
Sebanyak 200 petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda diterjunkan untuk membersihkan sisa-sisa demonstrasi di kawasan Kantor Gubernur Kaltim dan Kantor DPRD Kaltim.
Pelaksana Tugas (PLT) DLH Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan pembersihan dilakukan segera setelah situasi dinyatakan aman oleh aparat keamanan. Tim langsung turun ke lapangan pada Selasa sidang dan malam dengan dukungan armada lengkap.
“Begitu aksi selesai dan dinyatakan zona hijau, tim kebersihan langsung bergerak. Ada sekitar 200 personel kita turunkan, lengkap dengan armada, termasuk sweeper dan juga tim taman,” ujarnya, Selasa malam (21/4/2026).
Ia menegaskan, fokus utama pembersihan malam hari berada di area depan Kantor Gubernur Kaltim yang menjadi titik konsentrasi massa. Seluruh tim dikerahkan agar proses pembersihan bisa rampung dalam waktu cepat.
“Kita upayakan malam ini semua bisa selesai, sehingga besok pagi kondisi sudah kembali bersih dan normal,” katanya.
Sementara itu, penanganan di lokasi lainnya telah lebih dulu dituntaskan. Area Kantor DPRD Provinsi Kaltim dilaporkan sudah bersih sekitar pukul 13.00 WITA pada hari yang sama.
Aksi unjuk rasa yang dikenal dengan sebutan aksi 214 tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai aliansi masyarakat. Massa mulai berkumpul sejak pagi hari di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim, dengan agenda menyampaikan aspirasi.
Namun, situasi berubah tegang menjelang malam. Usai waktu magrib, aksi sempat memanas ketika massa tidak mengindahkan imbauan aparat untuk membubarkan diri.
Ketegangan meningkat hingga terjadi aksi saling lempar antara peserta demonstrasi dan aparat keamanan.
Untuk mengendalikan situasi, aparat akhirnya menurunkan water cannon guna membubarkan massa. Setelah melalui upaya pengamanan, massa aksi berhasil dipukul mundur dan situasi berangsur kondusif.
Aksi unjuk rasa tersebut resmi berakhir sekitar pukul 19.00 WITA. Pasca kejadian, DLH Samarinda langsung mengambil langkah cepat untuk memulihkan kondisi lingkungan di lokasi aksi. Selain membersihkan sampah, tim juga merapikan fasilitas taman dan area publik yang terdampak.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan kota sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa terganggu sisa-sisa aksi. (Putri/Par)






