Palaran Tertinggi Karhutla, DPRD Samarinda Ingatkan Warga

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal

UpdateIKN.com, Samarinda –   Kecamatan Palaran menjadi wilayah dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tertinggi di Kota Samarinda. Kondisi ini kembali terlihat dari kebakaran lahan di Jalan Irigasi, Kelurahan Rawa Makmur baru-baru ini.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 10 hektare lahan semak belukar. Api bahkan merambat mendekati permukiman warga di Jalan Adisucipto.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi lahan masih kering.

Palaran harus menjadi perhatian kita bersama karena kejadian kebakaran lahannya cukup tinggi. Masyarakat harus lebih waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar Joha.

Menurutnya, rumput dan semak yang mengering membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Kondisi kemarau membuat rumput dan dedaunan kering sangat mudah terbakar. Jangan melakukan aktivitas yang bisa memicu api,” katanya.

Joha juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran terbuka untuk membersihkan lahan.

“Jangan membakar lahan, terutama ketika kondisinya kering. Api bisa dengan cepat merambat ke semak dan area lainnya,” tegasnya.

Dia meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan titik api. Langkah cepat dinilai penting agar kebakaran tidak meluas dan mendekati permukiman.

“Kalau menemukan titik api, segera laporkan. Jangan menunggu sampai api membesar,” ujarnya.

Joha menegaskan pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam. Masyarakat juga memiliki peran menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.

“Semua harus ikut menjaga lingkungan. Jangan sampai kelalaian kecil menyebabkan api membesar dan merambat ke permukiman warga,” pungkasnya. (Adv/DPRD Samarinda)

Iklan