UpdateIKN.com, Samarinda –   Upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam mengatasi masalah sampah mendapat dukungan penuh dari DPRD Samarinda. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyebut pengoperasian insinerator Samarinda menjadi langkah penting menuju kota yang lebih bersih dan sehat.

Menurut Deni, mesin insinerator yang akan segera dijalankan ini diyakini mampu menekan volume sampah yang selama ini menumpuk di berbagai titik. Berdasarkan data, produksi sampah harian di Samarinda mencapai sekitar 600 ton per hari, jumlah yang dinilai cukup mengkhawatirkan.

“Insya Allah, insinerator ini bisa segera dijalankan untuk mengurangi jumlah sampah di Kota Samarinda. Mesin ini dalam 8 jam mampu memproses hingga 10 ton sampah,” ujarnya, Rabu lalu (8/10/2025).

Ia mengatakan, jika mesin beroperasi optimal, potensi pengurangan sampah bisa mencapai 100 ton per hari. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban petugas kebersihan serta mengurangi penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain mengandalkan teknologi, Deni juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah. Dengan partisipasi aktif warga, proses pengolahan sampah akan berjalan lebih efisien dan hasilnya lebih maksimal.

“Kita ingin masyarakat mulai peduli. Pilah sampah dari rumah agar lebih mudah diolah, baik oleh petugas maupun mesin insinerator. Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tapi perlu dukungan bersama,” ujarnya.

Dengan pengoperasian insinerator Samarinda, Deni berharap kota ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah modern berbasis teknologi. Langkah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga lingkungan dan kesehatan warga.

“Ini bukan sekadar proyek, tapi komitmen kita bersama untuk menjadikan Samarinda lebih bersih dan nyaman ditinggali,” pungkas Deni Hakim Anwar. (Putri/ADV/DPRD Samarinda)

Iklan