UpdateIKN.com, Kukar – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan, Anggota DPRD Kukar, Hamdiah Z, menggelar kegiatan buka puasa bersama, Minggu (30/3/2025).
Acara ini turut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga sekitar, tokoh masyarakat, Baznas, organisasi Wanita Islam Kutai Kartanegara, hingga anak-anak dari pondok pesantren.
Melalui kegiatan ini, Hamdiah Z menegaskan pentingnya mempererat tali silaturahmi sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, serta bentuk nyata komitmennya dalam membangun kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat Kukar.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk saling berbagi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Kehadiran berbagai pihak dalam acara ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih kuat di tengah masyarakat kita,” ujar Hamdiah Z, yang juga merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kukar.
Dalam acara ini Hamdiah juga mengundang anak-anak pesantren penerima beasiswa dari program unggulan pemerintah daerah, Gerakan Etam Mengaji, yang tergabung dalam program Kukar Idaman. Anak-anak ini datang dari luar daerah seperti Jawa dan Banjarmasin. Rata-rata dari mereka telah fasih membaca Al-Qur’an, sebuah pencapaian yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak di Kukar.
Menurut Hamdiah, Gerakan Etam Mengaji bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
“Dengan mengaji, anak-anak akan terbentuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan cerdas secara spiritual dan intelektual,” ujarnya.
Program Kukar Idaman melalui Gerakan Etam Mengaji diyakini mampu mendorong kesadaran masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an, serta meningkatkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan akhirnya adalah mencetak generasi muda Kukar yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.
Tak hanya itu, Hamdiah juga memberi apresiasi tinggi kepada organisasi Wanita Islam Kutai Kartanegara yang secara aktif mendukung dan mengimplementasikan program-program pemerintah. Salah satu program unggulan mereka adalah khatam Al-Qur’an setiap hari Jumat, diikuti oleh 37 anggotanya setiap minggu.
Di sisi lain, organisasi ini juga peduli terhadap isu sosial dan lingkungan. Mereka rutin mengumpulkan sampah daur ulang dari rumah sendiri dan warga sekitar sebanyak 12-15 kg setiap tiga bulan sekali. Hasil penjualan sampah tersebut disalurkan kepada anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan.
“Langkah nyata dari organisasi Wanita Islam ini tidak hanya berdampak ekonomi, tapi juga menjadi amal ibadah. Mereka memberikan edukasi penting tentang lingkungan dan nilai-nilai sosial yang sangat positif bagi masyarakat,” tutup Hadiah Z. (Din/Par)