WNA Malaysia Hilang Saat Terjang Arus Sungai Patek di KM 32 Tabang, Kukar

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang WNA yang dilaporkan hilang di KM 32 penyeberangan Sungai Patek, Desa Umaq Bekuay, Kecamatan Tabang. Terlihat mobil yang dikemudikan korban sebelum kejadian dalam keadaan rusak berat.

UpdateIKN.com, Kukar  – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia yang merupakan karyawan sebuah perusahaan kayu dilaporkan hilang saat mobil yang ia kemudikan terseret arus deras di KM 32 penyeberangan Sungai Patek, Desa Umaq Bekuay, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), pada Kamis malam (20/11/2025).

Korban bernama Wong Sie Tuong (65), karyawan PT Cahaya Riski Persada. Ia tengah melakukan perjalanan menuju Basecamp KM 35 ketika insiden naas terjadi. Laporan hilangnya korban disampaikan pihak perusahaan dan warga kepada Polsek Tabang pada Jumat pagi, sehingga operasi pencarian langsung digerakkan.

Informasi yang dihimpun media ini, pada malam kejadian, sekira pukul 22.00 Wita, hujan deras mengguyur wilayah Jalur Hauling KUD Beringin Mulia. Korban mengemudikan Toyota Hilux double cabin bersama seorang rekannya, sementara dua saksi lainnya mengikuti dari belakang menggunakan kendaraan terpisah. Saat rombongan tiba di KM 32 Sungai Patek, debit air meningkat cepat dan arus mengalir sangat deras.

Meski situasi cukup membahayakan, korban tetap mencoba menerobos penyeberangan sungai. Di tengah arus, mobil tiba-tiba berhenti, kemudian terputar dan mulai terisi air. Salah satu saksi sempat berteriak meminta korban keluar dari kendaraan dan berusaha menarik tangannya. Namun korban justru berpegangan pada setir, kemungkinan karena panik saat air terus naik ke dalam kabin.

Dalam hitungan detik, arus deras menyeret mobil dan korban ke hilir dalam kondisi gelap. Para saksi menyelamatkan diri dengan berpegangan pada ranting pohon sebelum merangkak ke tepi sungai. Pagi harinya, mereka menemukan mobil korban dalam keadaan terbalik sekitar 150 meter dari lokasi awal, namun korban tidak ditemukan.

Setelah menerima laporan, Polsek Tabang bersama warga kemudian melakukan penyisiran awal. Melihat kondisi medan yang sulit, serta arus sungai yang masih deras, Basarnas Kaltim menurunkan unsur SAR dari Pos SAR Samarinda untuk memperkuat pencarian.

Kasi Ops Basarnas Kaltim, Endrow Sasmita, membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar, bahwa seorang WNA dilaporkan hilang di Sungai Patek KM 32. Saat ini Tim SAR dari Pos Samarinda telah kami turunkan untuk membantu pencarian, bergabung dengan unsur SAR lain yang ada di lokasi kejadian,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu petang (22/11/2025).

Basarnas telah berkoordinasi bersama Polsek Tabang, BPBD Kutai Kartanegara, dan pihak perusahaan untuk memperluas area pencarian, serta menambah personel di lapangan. (End/Par)

Iklan