Samarinda Siapkan Cold Storage untuk Stabilkan Harga Ikan

UpdateIKN.com, Samarinda – Fluktuasi harga ikan di Samarinda sering kali menjadi keluhan masyarakat, terutama untuk komoditas tongkol dan layang yang mudah rusak. Ketiadaan fasilitas penyimpanan membuat ikan cepat membusuk, memaksa nelayan dan pedagang menjual dengan harga murah atau menanggung kerugian.
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, menegaskan bahwa pembangunan cold storage berkapasitas 120 ton oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan membawa manfaat besar bagi semua pihak, mulai dari nelayan, pedagang, hingga konsumen.
“Ikan di Samarinda sebenarnya melimpah karena kita dekat dengan sungai. Namun tanpa fasilitas penyimpanan, ikan cepat rusak dan menurunkan kualitas. Cold storage ini menjadi solusi agar ikan bisa bertahan lebih lama,” ujarnya, Senin (18/8/2025).
Menurut Sani, keberadaan fasilitas pendingin ikan akan memungkinkan nelayan tidak terburu-buru menjual hasil tangkapan dengan harga murah. Pedagang pun akan lebih fleksibel dalam menjaga ketersediaan pasokan di pasar, sehingga harga ikan lebih stabil dan terjangkau bagi konsumen.
“Dari sinilah muncul ide pembangunan cold storage. Dengan fasilitas ini, kualitas ikan tetap terjaga lebih lama. Ikan banyak, tapi cepat busuk jika tidak disimpan dengan baik,” katanya.
Sani menjelaskan, DPRD Samarinda melalui Komisi II telah melakukan kunjungan ke Dinas Perikanan untuk memastikan kebutuhan cold storage masuk dalam agenda pembangunan kota. Langkah ini sejalan dengan visi Pemkot Samarinda dalam meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus melindungi pelaku usaha perikanan lokal.
“Ketahanan pangan mencakup bahan pokok, termasuk ikan. Karena itu, arah RPJMD kota sejalan dengan RPJMD nasional. Pembangunan fasilitas pendingin ini merupakan bagian dari upaya kita memperkuat ketahanan pangan di Samarinda,” imbuhnya.
Dengan hadirnya cold storage, diharapkan harga ikan di Samarinda bisa lebih stabil, mutu ikan terjaga, dan nelayan maupun pedagang mendapatkan keuntungan yang lebih adil. Langkah ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan sektor perikanan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Samarinda. (Melani/ADV/DPRD Samarinda)