UpdateIKN.com, Nusantara –   Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuntaskan kunjungan kerja selama dua hari di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 12–13 Januari 2026.

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan pembangunan IKN, sekaligus memperkuat target menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kehadiran Presiden di IKN menjadi jawaban atas berbagai keraguan publik terkait arah pembangunan ibu kota baru pada masa pemerintahan saat ini.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan kerja Bapak Presiden ke IKN. Kehadiran beliau memberikan keyakinan dan semangat tambahan bagi kami untuk terus melaksanakan amanah pembangunan nasional ini,” ujarnya, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Rabu (14/1/2025).

Basuki menegaskan, kunjungan Presiden Prabowo membawa pesan strategis bahwa pembangunan IKN merupakan agenda berkelanjutan negara, bukan proyek jangka pendek. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan kepastian bagi dunia usaha.

“Kehadiran Kepala Negara adalah pesan yang sangat jelas bahwa pembangunan IKN tetap berada di jalur yang telah direncanakan,” katanya.

Lebih lanjut, Basuki menyebut kehadiran Presiden juga menjadi sinyal kuat bagi investor agar tidak lagi ragu merealisasikan rencana investasi di Nusantara.

“Kami mengajak pelaku usaha dan investor untuk mulai bergerak. Pemerintah memberikan kepastian dan stabilitas kebijakan dalam pembangunan IKN,” tegasnya.

Menurutnya, kepastian politik dan hukum menjadi faktor kunci dalam mempercepat masuknya investasi ke kawasan ibu kota baru.

Komitmen pemerintah terhadap pembangunan IKN kini diperkuat melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025. Regulasi ini menjadi acuan resmi bagi Otorita IKN dalam menjalankan seluruh tahapan pembangunan.

“Kami bertekad melaksanakan seluruh mandat dalam Perpres tersebut secara tepat waktu, sebagaimana diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden,” ujar Basuki.

Pemerintah menargetkan Nusantara mulai berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan politik nasional pada 2028, seiring rampungnya pembangunan kawasan inti pemerintahan, infrastruktur pendukung, serta penguatan kelembagaan negara.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN pun dinilai sebagai momentum penting untuk menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara adalah proyek strategis nasional yang berkelanjutan dan terjamin. (Putri/Par)

Iklan