UpdateIKN.com, Nusantara –   Tantangan ketahanan pangan nasional dijawab dengan sinergi besar antara pemerintah dan petani-nelayan. Hal itu ditandai dengan pembukaan Rembug Utama Expo KTNA 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (21/9/2025).

Agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menuju swasembada pangan sekaligus memperkuat peran IKN sebagai pusat pertumbuhan baru Indonesia.

Acara dimulai dengan penanaman pohon, penebaran 10 ribu benih ikan papuyu di Embung MBH, serta kunjungan ke Zona E Puspantara Desa Sukomulyo yang dirancang menjadi taman buah Nusantara. Semua agenda ini menegaskan arah pembangunan IKN berbasis pertanian berkelanjutan dan perikanan modern.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan Nusantara diarahkan untuk pemerataan.

“Saya mohon dukungan 36 juta anggota KTNA demi masa depan Indonesia. Nusantara dirancang sebagai forest city dengan konsep smart city,” ujarnya.

Kepala Desa Sukomulyo, Mustain, berharap kolaborasi bisa memberi manfaat nyata. Dari 14 ribu hektare lahan, desa menyiapkan Puspantara sebagai taman buah Nusantara untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

Dukungan juga datang dari Ketua Umum KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor, yang menegaskan KTNA siap berada di garis depan mendukung pembangunan IKN.

“Sekitar 300 pengurus hadir di sini. Kami siap mendukung keberlanjutan IKN, bahkan akan bersurat kepada Presiden untuk menyatakan sikap: Lanjutkan IKN,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan dialog terbuka bersama petani. Dengan semangat kolaborasi, IKN diproyeksikan menjadi lumbung pangan hijau berkelanjutan yang memberi harapan baru bagi masa depan Indonesia. (*/Par)

Iklan