UpdateIKN.com, Samarinda – Dua siswa berbakat dari MI Al-Kamal 1 Palaran kembali mengharumkan nama sekolah dan daerah lewat deretan prestasi gemilang di berbagai ajang kejuaraan taekwondo 2025 tingkat klub.
Mereka adalah Zayn Abdul Malik dan Nafeeza Mikayla Az-Zahra, dua atlet muda yang terus menorehkan prestasi membanggakan di bawah arahan pelatih berpengalaman, Coach Hartono.
Pada ajang Koni-Bayan Championship 2025 yang diselenggarakan di GOR Segiri Samarinda tanggal 30 Juni hingga 12 Juli 2025, kedua siswa MI Al-Kamal 1 Palaran berhasil naik podium yaitu Zayn Abdul Malik meraih medali emas (Juara 1), Nafeeza Mikayla Az-Zahra memperoleh medali perak (Juara 2).
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter dan disiplin yang diterapkan di MI Al-Kamal 1 Palaran mampu melahirkan siswa bermental juara.
Tidak berhenti di satu kejuaraan, kedua siswa ini kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya di Samarinda Fun Competition 2025 yang digelar di Dojang Taekwondo Kaltim, Samarinda, pada 20–22 Juni 2025 lalu, Zayn Abdul Malik kembali menorehkan medali emas (Juara 1) dan Nafeeza Mikayla Az-Zahra mempertahankan konsistensinya dengan medali perak (Juara 2).
Kedua siswa MI Al-Kamal 1 Palaran ini membuktikan bahwa semangat sportivitas dan latihan rutin mampu membawa hasil luar biasa.
Puncak perjuangan mereka berlanjut di Taekwondo Mulawarman Champions 2025 yang diselenggarakan di GOR Universitas Mulawarman pada 31 Oktober hingga 2 November 2025. Dalam ajang ini, Zayn Abdul Malik berhasil menambah koleksi medali dengan meraih perunggu (Juara 3).
Pelatih Coach Hartono mengungkapkan rasa bangganya terhadap capaian kedua siswa MI Al-Kamal 1 Palaran tersebut.
“Zayn dan Nafeeza adalah contoh nyata bahwa pendidikan dan olahraga bisa berjalan seiring. Mereka berlatih dengan tekun, disiplin, dan tetap berprestasi di sekolah. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” ujarnya.
Pihak sekolah MI Al-Kamal 1 Palaran berkomitmen untuk terus mendukung siswanya dalam mengembangkan potensi di bidang akademik maupun non-akademik. Prestasi Zayn dan Nafeeza di tahun 2025 menjadi bukti bahwa pendidikan karakter, disiplin, dan semangat berkompetisi yang diajarkan di sekolah mampu mencetak generasi berprestasi. (Putri/Par)






