UpdateIKN.com, Samarinda – Kepolisian bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani di Kota Samarinda menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. Hal ini diwujudkan melalui dua kegiatan penting, yakni penanaman bibit pohon kelapa dan panen jagung bersama petani lokal.
Pada Selasa (9/9/2025), Polsek Sungai Pinang bersama unsur Forkopimda mengikuti kegiatan Penanaman Bibit Pohon Kelapa Serentak yang dipusatkan di Pulau Nusa Kambangan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto.
Acara yang digelar secara daring ini kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit kelapa di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Ketahanan Pangan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kakanwil DitjenPas Kaltim Hernowo Sugiastanto, Kepala BNN Kota Samarinda Kombes Pol. Belny Warlansyah, Kajari Samarinda Firmansyah Suban, Kabag Ren Polresta Samarinda Kompol Kustiana, serta pejabat Lapas dan pemerintah daerah.
Di hari yang sama, Polsek Samarinda Seberang bersama Kelompok Tani GTS Sejahtera Makmur menggelar panen jagung di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 43, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.
Panen di lahan seluas 1 hektar yang ditanami 11 kilogram bibit jagung pipil jenis Jakarta ini menghasilkan 5,280 ton jagung. Kegiatan panen dihadiri Wakapolsek Samarinda Seberang Taufik Hidayat, Kanit Reskrim Iptu Anfasa Omar Ibra S.Trk, Bhabinkamtibmas Harapan Baru Aiptu Nurhadis, Ketua Kelompok Tani Saleh, personel Polsek, serta anggota kelompok tani GTS Sejahtera Makmur.
Wakapolsek Samarinda Seberang, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa kolaborasi Polri dengan kelompok tani merupakan dukungan nyata terhadap ketahanan pangan.
“Kolaborasi Polri bersama kelompok tani bertujuan mendukung swasembada pangan, menjaga stabilitas bahan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan Program Asta Cita Presiden,” ujarnya.
Kegiatan penanaman kelapa dan panen jagung ini mencerminkan langkah strategis aparat kepolisian bersama masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan di Samarinda. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan kelompok tani tidak hanya menjaga stabilitas bahan pangan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. (Ramadhani/Par)






