UpdateIKN.com, Samarinda – Neneng Chamelia Shanti resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Andi Harun bersama sejumlah pejabat lainnya dalam satu rangkaian agenda, Kamis (2/4/2026).
Selain Sekda, pemerintah kota juga melantik 20 pejabat fungsional serta mengukuhkan 23 kepala sekolah melalui mekanisme yang berbeda.
Dalam sambutannya, Walikota Andi Harun menyebut pengisian jabatan Sekda kali ini menggunakan mekanisme manajemen talenta, mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia menilai metode tersebut lebih objektif karena berbasis data kinerja dan kompetensi ASN.
“Pengisian jabatan ini melalui manajemen talenta, berdasarkan data kompetensi, kinerja, dan potensi, bukan sekadar senioritas,” ujarnya.
Ia juga mengklaim bahwa Pemerintah Kota Samarinda menjadi yang pertama di Kalimantan Timur yang menerapkan mekanisme tersebut untuk posisi Sekda, bahkan termasuk yang lebih awal di tingkat nasional.
Namun, Andi Harun menegaskan bahwa penerapan sistem tersebut tidak dilakukan secara instan. Menurutnya, ada tahapan panjang mulai dari pemenuhan indikator sistem merit hingga persetujuan dari BKN.
Di sisi lain, proses pengisian jabatan Sekda yang berlangsung sekitar satu bulan disebut sebagai indikator percepatan birokrasi di lingkungan Pemkot Samarinda.
Pelantikan Sekda baru ini menempatkan Neneng Chamelia Shanti pada posisi strategis dalam struktur pemerintahan daerah. Sekda memiliki peran sebagai koordinator perangkat daerah, sekaligus pengendali jalannya administrasi pemerintahan dan keuangan.
Walikota Andi Harun menekankan pentingnya langkah cepat dari Sekda yang baru untuk melakukan konsolidasi internal.
“Saya minta segera memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan memastikan program prioritas berjalan efektif,” kata dia.
Dalam agenda yang sama, sebanyak 20 pejabat fungsional dilantik, terdiri dari ASN yang berpindah jabatan maupun yang baru diangkat. Selain itu, 23 kepala sekolah juga dikukuhkan melalui sistem pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah (KSPS).
Kepada para pejabat tersebut, Andi Harun mengingatkan agar peningkatan kompetensi dan profesionalisme tetap menjadi prioritas, terutama dalam mendorong pelayanan publik dan mutu pendidikan.
Ia juga menyinggung pentingnya integritas dalam menjalankan jabatan, mengutip pernyataan Dwight D. Eisenhower bahwa kualitas tertinggi dalam kepemimpinan adalah integritas.
“Jangan menyalahgunakan wewenang. Bekerja harus cepat, tepat, transparan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam mendorong reformasi birokrasi, meski efektivitas penerapan sistem manajemen talenta tersebut masih akan diuji dalam implementasinya ke depan. (Putri/Par)






