HIV/AIDS di Samarinda, Deni Hakim : Fenomena Gunung Es

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Ft: Han/updateIKN.com)

MEDIABORNEO.NET, KUKAR – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan keprihatinan terkait tren peningkatan kasus HIV/AIDS di Samarinda.

Ia mengibaratkan situasi ini sebagai fenomena gunung es, di mana angka yang terlihat di permukaan mungkin hanya sebagian kecil dari total kasus yang sebenarnya.

“Terkait HIV/AIDS, angka di Samarinda itu bukan menurun tetapi makin naik seperti fenomena gunung es,” ujarnya.

Deni menjelaskan, sifat HIV/AIDS yang tidak selalu menunjukkan gejala pada awal infeksi membuat banyak kasus tidak terdeteksi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanggulangan penyakit ini.

“HIV tidak muncul di permukaan tidak bisa dideteksi jadi harus masif lagi sosialisasi,” jelasnya.

Oleh karena itu, Deni mengingatkan pentingnya edukasi dan pencegahan sebagai kunci utama dalam penanganan HIV/AIDS. Dia mendorong Dinas Kesehatan untuk meningkatkan upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS dan cara pencegahannya.

“Kita harapkan bukan pengobatan saja, tetapi mencegah jangan sampai itu tadi penularan,” tegasnya.

Deni meyakini, pencegahan HIV/AIDS jauh lebih penting dan bermanfaat dibandingkan dengan pengobatan. Dia mengajak masyarakat untuk menjauhi pola hidup yang berisiko dan meningkatkan pengetahuan tentang penyakit ini.

“Kunci penanganan penyakit menular bukan hanya mengobati tetapi pencegahannya itu lebih penting dan bagus. Jadi, harus lebih banyak lagi edukasi dan masifnya memberitahu dan ajakan kepada masyarakat untuk menjauhi pola yang tidak sehat itu tadi,” pungkasnya. (Adv/Putri/Par)

Iklan