UpdateIKN.com, Samarinda –   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menyoroti minimnya keterbukaan Pemerintah Kota dalam menyampaikan informasi soal penggunaan anggaran sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan Terowongan Selili di Samarinda Ilir.

Anggota DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menilai transparansi anggaran menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik, terutama terhadap proyek yang menelan dana besar dari APBD.

“Kami tidak ingin proyek-proyek besar seperti terowongan hanya jadi kebanggaan di atas kertas. Masyarakat berhak tahu sejauh mana progres dan berapa besar uang rakyat yang sudah digunakan,” ujar Samri, Jumat (10/10/2025).

Samri meminta Pemkot Samarinda agar rutin mempublikasikan laporan perkembangan proyek dan rincian realisasi anggaran melalui kanal resmi pemerintah. Langkah ini, menurutnya, bukan hanya bentuk tanggung jawab moral, tapi juga mencegah kesalahpahaman publik.

“Kalau semua data terbuka, tidak akan muncul kecurigaan. Ini juga cara membangun budaya pemerintahan yang akuntabel,” katanya.

Ia mencontohkan pembangunan Terowongan Samarinda yang sempat menjadi sorotan akibat keterlambatan dan insiden longsor. Menurutnya, jika sejak awal laporan keuangannya transparan dan progres proyek disampaikan secara terbuka, publik akan lebih memahami kendala yang terjadi.

“Jangan tunggu publik bertanya baru dijelaskan. Harusnya setiap bulan sudah ada laporan progres, termasuk kendala teknis di lapangan,” tegasnya.

DPRD juga berencana melakukan evaluasi kinerja terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam proyek strategis. Samri menilai, pengawasan internal pemerintah harus berjalan seiring dengan pengawasan legislatif.

“Kami ingin memastikan uang rakyat benar-benar digunakan untuk pembangunan yang memberi manfaat. Tidak boleh ada program yang berhenti di tengah jalan,” katanya.

Samri berharap Pemkot Samarinda mulai menerapkan sistem pelaporan digital yang bisa diakses masyarakat secara langsung, termasuk perkembangan pembangunan infrastruktur kota.

“Pemerintah yang terbuka akan membangun kepercayaan publik. Ini penting agar setiap proyek strategis, seperti Terowongan Selili, bisa mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” pungkasnya. (Ramadhani/ADV/DPRD Samarinda)

Iklan