DPRD Kaltim Dorong Prioritas Pendidikan untuk Membangun SDM Unggul

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi. (Han/UpdateIKN.com)

UpdateIKN.com, Samarinda  – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, menekankan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul di Kalimantan Timur.

Menurutnya, penguatan sektor pendidikan merupakan langkah strategis yang dapat membawa dampak signifikan bagi kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pendidikan adalah fondasi dari banyak aspek kehidupan. Ketika sektor pendidikan diperbaiki, dampak positif akan dirasakan hingga ke berbagai bidang lainnya,” ujarnya baru-baru ini.

Menurutnya, hal ini mencerminkan keyakinannya bahwa pendidikan berkualitas dapat menjadi pendorong utama bagi kemandirian ekonomi dan membuka peluang pekerjaan di Kaltim.

Darlis menyebut, individu yang memiliki pendidikan yang memadai akan memiliki kemampuan untuk mengelola hidupnya dengan lebih baik.

“Mereka tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Sebaliknya, kurangnya akses pendidikan dapat menghambat kemajuan dan menimbulkan tantangan baru bagi pemerintah,” katanya.

Darlis menggarisbawahi bahwa negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan adalah contoh yang relevan untuk ditiru. Negara-negara ini berhasil mengatasi keterbatasan sumber daya alam melalui pengembangan SDM yang berkualitas.

“Jepang menjadi contoh terbaik. Mereka berhasil bangkit dari kehancuran pasca-perang dengan SDM yang terdidik dan berdisiplin tinggi,” terangnya.

DPRD Kaltim, kata dia, berkomitmen untuk terus memperjuangkan alokasi anggaran dan kebijakan yang mendukung sektor pendidikan. Ia mengakui bahwa sektor-sektor lain juga penting, namun menurutnya, pendidikan perlu diprioritaskan agar Kaltim memiliki pembangunan yang berkelanjutan di masa depan.

“Kita harus membangun Kaltim dengan menempatkan SDM sebagai fokus utama, karena masa depan daerah ini bergantung pada kualitas manusia yang kita persiapkan sekarang, bukan hanya pada kekayaan alamnya,” tandasnya. (Adv/Putri/Par)

Iklan