UpdateIKN.com, Samarinda –   Permasalahan kabel semrawut di Samarinda tidak bisa diselesaikan secara instan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, menegaskan bahwa solusi utama adalah pembangunan cable ducting atau jalur kabel bawah tanah.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki keterbatasan kewenangan dalam mengatur jaringan telekomunikasi karena perizinan berada di pemerintah pusat sejak 2017.

“Kami hanya bisa mengatur dari sisi estetika. Untuk penataan kabel semrawut, solusi utamanya adalah menyediakan jalur bawah tanah terlebih dahulu,” katanya dalam rapat bersama DPRD Samarinda.

Dayat, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penertiban tidak bisa dilakukan dengan memutus kabel secara langsung karena akan berdampak besar pada layanan publik, dunia usaha, dan pendidikan.
Ia mencontohkan daerah seperti Bali dan Tangerang yang berhasil menata kabel setelah menyediakan infrastruktur ducting. Bahkan, jalur tersebut dapat disewakan kepada provider dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Provider justru lebih memilih menyewa daripada membangun sendiri. Ini peluang besar bagi daerah,” ungkapnya.

Dengan pendekatan ini, penataan kabel semrawut di Samarinda tidak hanya menyelesaikan masalah estetika, tetapi juga membuka potensi ekonomi baru. (Putri/Par)

Iklan