Aksi Donor Darah Kejati Kaltim, Wujud Peduli Sesama di HUT Kejaksaan ke-80

UpdateIKN.com, Samarinda – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menggelar kegiatan aksi donor darah di Klinik Adhyaksa Kejati Kaltim, Senin (25/8/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Assoc. Prof. Dr. Supardi, SH., MH., yang didampingi Wakajati Kaltim Zullikar Tanjung, SH., MH., serta para Asisten Kejati Kaltim.
Peserta donor darah berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai Kejati Kaltim, anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Kaltim, perwakilan Brimob Batalyon B Pelopor Samarinda, Kejaksaan Negeri Samarinda, Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Yonif 611/Alw Samarinda Seberang, hingga masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial ini terlaksana berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda dan PMI Kabupaten Kutai Kartanegara. Dari aksi kemanusiaan ini, terkumpul 70 kantong darah yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kajati Kaltim, Supardi, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian insan Adhyaksa.
“Berbuatlah baik terhadap sesama, karena setetes darah yang diberikan sangat berarti untuk menyelamatkan jiwa orang lain,” katanya.
Sebelum mendonorkan darah, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), hingga kondisi fisik secara umum sesuai standar medis.
Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan bentuk konsistensi Kejaksaan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini menjadi bukti kepedulian sosial Kejati Kaltim. Setiap kantong darah yang terkumpul adalah kontribusi besar untuk PMI dan tentu saja untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Toni.
Dengan semangat berbagi, Kejati Kaltim berharap aksi donor darah ini dapat rutin dilaksanakan dan menjadi budaya positif di lingkungan Adhyaksa maupun masyarakat Kalimantan Timur. (Ramadhani/Par)